Dari Layang-layang Jadi Drone Tempur: Inovasi Kolonel TNI AD Bikin Geger

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Kolonel Arh Nur Rachman, dosen di Politeknik Angkatan Darat (Poltekad), menciptakan inovasi drone murah dan ramah lingkungan bernama Drone Elang.

Ia menegaskan pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tidak harus mahal, asalkan memiliki fungsi maksimal.
Nur mengembangkan Drone Elang dari materi kuliah Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang ia ajarkan kepada mahasiswa.

Ia mengaku terinspirasi dari perkembangan teknologi drone ornitopter, yakni drone yang meniru bentuk dan gerakan hewan seperti burung atau serangga.

Baca Juga :  PTLS Desak Penetapan Bencana Sumatera Menjadi Status Bencana Nasional

Ia memilih konsep burung karena lebih sederhana dan berawal dari bentuk layang-layang model burung. Dari ide tersebut, Nur mulai merancang sistem aerodinamika agar sayap drone dapat bergerak. Ia mengganti konsep tenaga karet putar yang biasa digunakan pada prototipe ornitopter dengan motor penggerak.

Proses pengembangan tidak berjalan mudah. Drone sempat gagal terbang karena masalah keseimbangan. Nur lalu mencoba berbagai bahan mulai dari kertas hingga plastik, sebelum memilih kain poliester seperti bahan payung. Ia juga menggunakan rangka stik pancing berbahan fiber.

Baca Juga :  Ingin Lolos CPNS 2026? Berikut 5 Langkah Penting yang Harus Dimulai dari Sekarang

Setelah berhasil terbang, Nur melengkapi drone dengan kamera kecil berbasis First Person View (FPV) yang dapat dipantau melalui kacamata virtual dan dikendalikan dengan remote control. Ia juga menambahkan bahan peledak berkekuatan kecil untuk kebutuhan pembelajaran.

Nur memperkirakan biaya pembuatan mencapai Rp 8–10 juta. Ia menyebut Drone Elang memiliki suara senyap dan berpotensi sulit terdeteksi radar, sehingga dapat mendukung misi pengintaian.

Berita Terkait

Kabar Baik, Mulai 2027, Seluruh PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu
Kabar Baik!, PPPK Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027
PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?
PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN
PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?
PPPK Paruh Waktu Teknis dan Tendik Ditargetkan Penuh Waktu Mulai 2027
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri, Wamen hingga Kapolri yang Dilantik
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Kabar Baik, Mulai 2027, Seluruh PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu

Senin, 2 November 2026 - 19:51 WIB

PPPK Paruh Waktu Teknis dan Nakes Berpeluang Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:35 WIB

PPPK Paruh Waktu Menanti 2027, Guru Berpeluang Penuh Waktu Mulai Januari?

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan BKN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Deg-degan, Apakah Regulasi Peralihan Berpihak Pada Semua Formasi?

Berita Terbaru