Rupiah Menguat ke Level Rp17.336 per Dolar AS pada Kamis 7 Mei 2026

Keuangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026. Penguatan mata uang Garuda terjadi setelah sentimen pasar global membaik dan tekanan terhadap dolar AS mulai mereda.

Berdasarkan data perdagangan pasar spot, rupiah dibuka di level Rp17.336 per dolar AS. Posisi tersebut naik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di kisaran Rp17.387 per dolar AS.

Penguatan rupiah juga mengikuti pergerakan mayoritas mata uang Asia yang bergerak di zona hijau. Investor mulai kembali masuk ke aset berisiko setelah pasar merespons positif perkembangan geopolitik global.

Baca Juga :  PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, ASN dan Pensiunan Bakal Terima Dua Tambahan Penghasilan

Selain itu, penurunan harga minyak mentah dunia ikut memberi ruang penguatan bagi rupiah. Kondisi tersebut membantu negara importir energi, termasuk Indonesia, karena beban impor energi menjadi lebih ringan.

Pelaku pasar masih memantau arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve. Kebijakan tersebut dinilai akan memengaruhi arus modal asing dan pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Sementara itu, Bank Indonesia terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar dan penguatan fundamental ekonomi domestik. Langkah tersebut memberi kepercayaan kepada investor di tengah kondisi pasar global yang masih fluktuatif.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, PPPK Cair Juni 2026, Termasuk PPPK Paruh Waktu

Analis memperkirakan rupiah bergerak pada rentang Rp17.330 hingga Rp17.420 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini. Sentimen eksternal dan pergerakan indeks dolar AS masih menjadi faktor utama penggerak pasar.

Faktor Pendukung Penguatan Rupiah

Dolar AS melemah di pasar global

Harga minyak mentah dunia turun

Mayoritas mata uang Asia menguat

Investor kembali masuk ke aset berisiko

Stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga. (Pro)

Berita Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI
Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah dan BI Jadi Sorotan
Rupiah Diproyeksi Tembus Rp18.350 per Dolar AS, Sentimen Global dan Krisis Kepercayaan Pasar Jadi Pemicu
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Ancaman PHK Jadi Sorotan
Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Belum Cair? Ini Penyebabnya dan Langkah yang Harus Dilakukan
Harga Emas Pegadaian Galeri 24, Antam & UBS Hari Ini, Cek Buybacknya
Dolar AS Sentuh Rp18.000, Ini Faktor yang Menekan Rupiah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:47 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:01 WIB

Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Juni 2026), Hari Ini Naik atau Turun?

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:10 WIB

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah dan BI Jadi Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:19 WIB

Rupiah Diproyeksi Tembus Rp18.350 per Dolar AS, Sentimen Global dan Krisis Kepercayaan Pasar Jadi Pemicu

Senin, 8 Juni 2026 - 09:08 WIB

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Ancaman PHK Jadi Sorotan

Berita Terbaru