Di tengah ketegangan global, Jepang gandeng Indonesia perkuat pertahanan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menilai kerja sama pertahanan dengan Indonesia merupakan langkah strategis di tengah meningkatnya tensi konflik global, termasuk di kawasan Timur Tengah.

“Kesamaan nilai-nilai dasar ini akan memberikan kontribusi besar bagi perdamaian dan stabilitas, tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga kawasan secara keseluruhan,” kata Koizumi dalam pernyataan bersama (joint statement) usai pertemuan dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin.

Menurut Koizumi, Indonesia dan Jepang memiliki sejumlah kesamaan mendasar, antara lain sebagai negara kepulauan, sehingga perlu memperkuat kerja sama di bidang pertahanan maritim.

Baca Juga :  Gaji PPPK Maret 2026 Terbaru: Rincian Lengkap Golongan I–XVII, 4 Tunjangan Besar hingga Peluang Gaji ke-13

Ia menyebutkan, dalam pertemuan tersebut kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama, di antaranya keamanan maritim, latihan militer bersama, pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista), serta teknologi pertahanan.

Koizumi menilai pembahasan tersebut menjadi bukti eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Jepang yang telah terjalin sejak lama.

Dengan penguatan kerja sama itu, diharapkan kapasitas pertahanan kedua negara semakin meningkat dan hubungan bilateral terus berkembang.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan Indonesia mendukung penguatan kerja sama pertahanan dengan Jepang, khususnya yang bersifat substantif dan saling menguntungkan.

Baca Juga :  PTLS Desak Penetapan Bencana Sumatera Menjadi Status Bencana Nasional

” Kami sepakat untuk mendorong kerja sama substantif di bidang industri pertahanan dan pembangunan kapasitas personel, dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong transfer teknologi dan peningkatan kualitas industri pertahanan dalam negeri. Selain itu, kedua negara juga berkomitmen memperkuat kerja sama dalam misi kemanusiaan, khususnya penanggulangan bencana.

Seluruh poin kerja sama tersebut dibahas lebih lanjut dalam pertemuan tertutup di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, yang direncanakan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama pertahanan oleh kedua menteri. (*)

Berita Terkait

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat
Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh
Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 11 Mei 2026
DPR RI Desak Pemerintah Alihkan Guru Honorer ke PPPK Penuh Waktu
SE Mendikdasmen No. 7 Tahun 2026, Guru Honorer Terdata di Dapodik Jadi Prioritas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:50 WIB

Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:18 WIB

Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia

Berita Terbaru

Artikel

Rekomendasi Jus Sayur Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WIB