MSCI Bekukan Rebalancing Saham GoTo, Terancam Dihapus dari Indeks pada Agustus 2026

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Penyedia indeks global MSCI Inc. resmi membekukan proses rebalancing saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk setelah saham emiten berkode GOTO tersebut diperdagangkan pada batas harga minimum Rp50 per saham di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026.

Dalam pengumuman resminya pada Rabu, 27 Mei 2026, MSCI menyatakan pembekuan tersebut mencakup seluruh perubahan terkait jumlah saham (Number of Shares/NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), hingga constraint factors dalam indeks MSCI.

Tak hanya itu, MSCI juga menangguhkan penambahan maupun penghapusan saham GOTO dalam rangkaian Tinjauan Indeks Mei 2026.

Keputusan tersebut berlaku untuk seluruh indeks MSCI, termasuk MSCI Global Investable Market Indexes dan indeks non-market capitalization weighted seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, hingga Capped Indexes.

Baca Juga :  Samsung Pecahkan Rekor, Kapitalisasi Pasar Tembus US$1 Triliun Berkat Lonjakan Saham AI

MSCI Tetap Bisa Terapkan Constraint Factor

Meski membekukan sejumlah perubahan, MSCI menegaskan tetap dapat menerapkan constraint factor pada indeks tertentu apabila dibutuhkan untuk menjaga batas konsentrasi sesuai metodologi indeks.

Indeks yang dimaksud meliputi MSCI 10/40 Index, MSCI 25/50 Index, dan MSCI 35/65 Index.

“Perubahan constraint factor tetap akan diterapkan apabila diperlukan agar indeks tetap memenuhi batas konsentrasi sesuai metodologi,” tulis MSCI dalam keterangannya.

GoTo Berisiko Didepak dari Indeks MSCI

MSCI juga mengungkapkan akan kembali meninjau likuiditas saham GOTO dalam review indeks periode Agustus 2026.

Jika hingga evaluasi berikutnya saham GOTO gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang berlaku, maka perusahaan teknologi tersebut berpotensi dihapus dari jajaran indeks MSCI Global Investable Market Indexes.

Baca Juga :  IHSG Menguat ke 7.092, Saham UNVR dan TPIA Pimpin Reli Big Caps

Review lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 dan hasilnya efektif berlaku mulai 1 September 2026.

MSCI Sebelumnya Keluarkan 18 Saham Indonesia

Sebelumnya, pada 13 Mei 2026, MSCI telah mengumumkan hasil rebalancing indeks periode Mei 2026. Dalam evaluasi tersebut, MSCI masih mempertahankan kebijakan pembekuan penambahan konstituen saham Indonesia untuk kategori MSCI Global Standard Indexes.

Pada saat bersamaan, MSCI juga menghapus 18 saham Indonesia dari berbagai kategori indeks global mereka.

Kondisi ini membuat perhatian pelaku pasar kini tertuju pada nasib saham GOTO dalam evaluasi berikutnya, terutama terkait aspek likuiditas dan pergerakan harga saham di pasar. (Pro)

Berita Terkait

IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.112, Rebalancing MSCI dan Tekanan Rupiah Jadi Sorotan
Rebalancing MSCI Berakhir Hari Ini, Pasar Saham Indonesia Diprediksi Bergerak Volatil
IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Tengah Rebalancing MSCI, Investor Waspadai Tekanan Jual
Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham DEWA, BUMI dan MIKA Justru Melonjak
Lo Kheng Hong hingga Bakrie Tambah Porsi Saham, Ini Daftar Emiten yang Alami Perubahan Kepemilikan
BEI Evaluasi Emiten 2026: GOTO dan BELI Keluar dari Papan Ekonomi Baru, SMMA-NCKL Turun Kelas
IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei
Rebalancing FTSE Russell Tekan IHSG, Dana Asing Berpotensi Keluar Rp5,2 Triliun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:25 WIB

IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.112, Rebalancing MSCI dan Tekanan Rupiah Jadi Sorotan

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Tengah Rebalancing MSCI, Investor Waspadai Tekanan Jual

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:54 WIB

Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham DEWA, BUMI dan MIKA Justru Melonjak

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Lo Kheng Hong hingga Bakrie Tambah Porsi Saham, Ini Daftar Emiten yang Alami Perubahan Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:00 WIB

MSCI Bekukan Rebalancing Saham GoTo, Terancam Dihapus dari Indeks pada Agustus 2026

Berita Terbaru