IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Tengah Rebalancing MSCI, Investor Waspadai Tekanan Jual

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Okepost.id, Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih dibayangi volatilitas pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Pelaku pasar mencermati dampak rebalancing indeks MSCI yang berpotensi memicu lonjakan transaksi dan tekanan jual di sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak di rentang 6.000 hingga 6.200 pada perdagangan akhir pekan ini. Tekanan pasar dinilai masih cukup besar seiring aksi penyesuaian portofolio investor institusi.

“IHSG berpotensi bergerak di kisaran 6.000-6.200 pada perdagangan Jumat (29/5/2026),” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (26/5/2026), IHSG ditutup melemah 1,23 persen ke level 6.130,19. Pelemahan terjadi setelah indeks sempat menguat pada awal sesi perdagangan.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, PPPK Cair Juni 2026, Termasuk PPPK Paruh Waktu

Tekanan terhadap pasar saham domestik dipicu aksi profit taking menjelang libur panjang dan penyesuaian portofolio investor terkait rebalancing MSCI. Kondisi tersebut menyebabkan saham-saham unggulan mengalami tekanan jual cukup besar.

Selain sentimen domestik, pasar juga menghadapi tekanan dari faktor eksternal. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terbaru di wilayah Iran selatan dengan menargetkan lokasi rudal dan kapal yang diduga memasang ranjau.

Meski begitu, pelaku pasar masih berharap terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah yang dapat meredakan tekanan terhadap aset berisiko global, termasuk pasar saham emerging market seperti Indonesia.

Praktisi pasar modal Hans Kwee menilai perdagangan Jumat berpotensi berlangsung sangat fluktuatif akibat penyesuaian portofolio investor institusi pasca evaluasi MSCI yang diumumkan pada 12 Mei 2026.

Baca Juga :  Saham Murah PBV di Bawah 1 Kembali Jadi Incaran Investor

“Hari Jumat tanggal 29 Mei 2026, pasar saham Indonesia mungkin akan menghadapi volatilitas tinggi karena fund manager pasif kemungkinan melakukan rebalancing portofolio mengikuti pengumuman MSCI,” ujar Hans Kwee dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Kendati demikian, Hans menilai sebagian besar manajer investasi kemungkinan telah lebih dulu melakukan penyesuaian portofolio sebelum hari efektif rebalancing berlangsung.

Pelaku pasar kini menunggu arah arus dana asing serta respons investor global terhadap perkembangan geopolitik dan dinamika ekonomi internasional yang masih penuh ketidakpastian.(Pro)

Berita Terkait

Rebalancing MSCI Berakhir Hari Ini, Pasar Saham Indonesia Diprediksi Bergerak Volatil
Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham DEWA, BUMI dan MIKA Justru Melonjak
Lo Kheng Hong hingga Bakrie Tambah Porsi Saham, Ini Daftar Emiten yang Alami Perubahan Kepemilikan
MSCI Bekukan Rebalancing Saham GoTo, Terancam Dihapus dari Indeks pada Agustus 2026
BEI Evaluasi Emiten 2026: GOTO dan BELI Keluar dari Papan Ekonomi Baru, SMMA-NCKL Turun Kelas
IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei
Rebalancing FTSE Russell Tekan IHSG, Dana Asing Berpotensi Keluar Rp5,2 Triliun
IHSG Ditutup Naik 0,72 Persen, Saham Bank Jumbo Pimpin Penguatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:12 WIB

Rebalancing MSCI Berakhir Hari Ini, Pasar Saham Indonesia Diprediksi Bergerak Volatil

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Tengah Rebalancing MSCI, Investor Waspadai Tekanan Jual

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:54 WIB

Indeks Bisnis-27 Dibuka Melemah, Saham DEWA, BUMI dan MIKA Justru Melonjak

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:45 WIB

Lo Kheng Hong hingga Bakrie Tambah Porsi Saham, Ini Daftar Emiten yang Alami Perubahan Kepemilikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:00 WIB

MSCI Bekukan Rebalancing Saham GoTo, Terancam Dihapus dari Indeks pada Agustus 2026

Berita Terbaru

Otomotif

Suzuki Fronx Berbahan Bakar 100 Persen Etanol Siap Meluncur

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:16 WIB