IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Simak Rekomendasi Saham BMRI, BUMI hingga MEDC

IHSG ambruk lebih dari 4 persen dalam sehari. Berikut prediksi pergerakan indeks dan daftar saham yang direkomendasikan analis untuk perdagangan hari ini.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei 2026

IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei 2026

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak dalam tren koreksi pada perdagangan Kamis (4/6/2026).

Setelah anjlok lebih dari 4 persen pada sesi sebelumnya, sejumlah analis melihat tekanan jual masih berpotensi berlanjut meski peluang rebound jangka pendek tetap terbuka.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG menutup sesi Rabu (3/6/2026) di level 5.941,07 atau turun 254,36 poin setara 4,11 persen.

Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.213,18 dan terendah 5.842.

Aktivitas transaksi pasar tergolong tinggi dengan nilai perdagangan mencapai Rp25,19 triliun. Sementara itu, volume transaksi tercatat sebanyak 36,2 miliar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai 2,72 juta kali.

Tekanan jual terlihat hampir merata di berbagai sektor. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 726 saham ditutup melemah, hanya 75 saham menguat, dan 158 saham bergerak stagnan.

Saham Tambang dan Komoditas Menjadi Pemberat IHSG

Penurunan tajam IHSG dipicu oleh pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor pertambangan dan komoditas.

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menjadi salah satu kontributor terbesar pelemahan indeks setelah turun 14,91 persen ke level Rp3.310 per saham.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545

Selain itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) terkoreksi 12,12 persen menjadi Rp2.320. Saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) juga merosot 11,98 persen ke posisi Rp294.

Tekanan juga terjadi pada saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang turun 11,82 persen menjadi Rp2.610 serta saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang melemah 10 persen ke level Rp1.305.

Koreksi pada saham-saham tersebut membuat sentimen pasar semakin negatif dan menyeret IHSG ke zona merah hingga penutupan perdagangan.

MNC Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Uji Level 5.755

Tim Riset MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada dalam fase koreksi berdasarkan pendekatan teknikal Elliott Wave.

Analis menyebut IHSG saat ini masih bergerak pada wave [v] dari wave A dalam struktur wave (2), sehingga peluang penurunan lanjutan masih perlu diwaspadai investor.

Menurut riset terbaru, area koreksi berikutnya diperkirakan berada pada rentang 5.755 hingga 5.814.

Di sisi lain, apabila terjadi penguatan jangka pendek, IHSG berpotensi bergerak menuju area 5.958 hingga 5.984.

Baca Juga :  IHSG Diproyeksi Uji Level 6.484, PTBA dan BBRI Menguat Saat Indeks Bisnis-27 Melemah

Adapun level teknikal yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini meliputi:

Support

5.899

5.755

Resistance

6.111

6.286

Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Meski pasar masih dibayangi tekanan, MNC Sekuritas tetap melihat peluang pada beberapa saham yang dinilai menarik untuk dikoleksi secara bertahap.

Rekomendasi buy on weakness diberikan kepada:

AADI

BMRI

BUMI

Sementara itu, rekomendasi trading buy diberikan untuk:

MEDC

Strategi buy on weakness dinilai cocok diterapkan ketika harga saham mengalami penurunan namun masih memiliki prospek penguatan dalam jangka menengah hingga panjang.

Investor Disarankan Tetap Selektif

Pelaku pasar saat ini masih mencermati berbagai sentimen eksternal dan domestik yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG.

Fluktuasi harga komoditas, pergerakan pasar global, hingga aliran dana asing diperkirakan masih menjadi faktor utama penggerak pasar saham Indonesia.

Karena itu, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham, memperhatikan level support dan resistance, serta menerapkan manajemen risiko yang disiplin di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan BBRI, BRPT, EMAS, dan EXCL
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan
MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar
BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%
Pasar Saham Indonesia Masih Murah, Investor Pilih Wait and See Meski Valuasi Menarik
Prediksi IHSG Pekan Depan: Berpeluang Menguat Terbatas, Ini Rekomendasi Saham ARCI, BMRI, PGAS, ELSA, dan TAPG
IHSG Dibuka Menguat ke 5.963,83, Saham BBCA, BBRI, dan BRPT Pimpin Kenaikan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:48 WIB

IHSG Berpotensi Terkoreksi Hari Ini, Analis Rekomendasikan BBRI, BRPT, EMAS, dan EXCL

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:25 WIB

IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.358, Analis Proyeksikan Peluang Naik hingga 6.545

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:51 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Hari Ini, Analis Unggulkan 4 Saham Pilihan

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:33 WIB

MSCI Ubah Aturan Saham EPI, Peluang Masuk Indeks Global Kini Lebih Besar

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:13 WIB

BEI Perbarui Daftar Saham HSC, Tujuh Saham Bank Masuk dengan Kepemilikan di Atas 90%

Berita Terbaru

Artikel

Resep Tongseng Ayam Pakai Santan yang Berkuah Manis Gurih

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:00 WIB