Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id, Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memperkirakan nilai tukar rupiah berpotensi menguat seiring arus masuk asing ke pasar saham domestik.

“Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar 27,31 juta dolar AS (pada Selasa, 2/12),” ujar dia kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Di sisi lain, yield Surat Berharga Negara (SBN) Rupiah diperdagangkan beragam pada hari Selasa (2/12/25).

Yield SBN acuan 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun masing-masing berada di level 5,76 persen (-6 basis points/bps), 6,30 persen (+2 bps), 6,47 persen (+1bps), dan 6,56 persen (0bps).

Adapun volume perdagangan obligasi pemerintah mencapai Rp33,80 triliun, jauh lebih tinggi dibandingkan volume perdagangan hari Senin (1/12), yang mencapai sebesar Rp17,12 triliun.

Baca Juga :  Jangan Panik, Ini Cara Membatalkan SPinjam dengan Aman

Kepemilikan investor asing turun Rp590 miliar menjadi Rp872 triliun per 1 Desember 2025, mewakili 13,35 persen dari total outstanding.

Pada lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (2/12), Kementerian Keuangan berhasil meraup Rp25 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp69,64 triliun, melampaui target indikatif sebesar Rp23 triliun.

Meninjau sentimen dari global, belum ada rilis data ekonomi utama AS dan periode blackout The Fed (para pejabat tak memberikan pernyataan apapun menjelang pertemuan Federal Open Market Committee/FOMC pekan depan).

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Terima Penganugerahan dari KIP Provinsi Jambi 2025

“Investor tetap berhati-hati terhadap arah kebijakan The Fed menjelang pertemuan FOMC minggu depan, meskipun ada ekspektasi kuat untuk penurunan suku bunga acuan. Probabilitas penurunan suku bunga pada Desember 2025 mencapai sekitar 89 persen pagi ini,” kata Josua.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah pada hari ini diperkirakan berkisar Rp16.575–Rp16.675 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, bergerak stagnan 0 poin atau 0,0 persen menjadi tetap Rp16.625 per dolar Amerika Serikat (AS) sama seperti penutupan hari sebelumnya yakni Rp16.625 per dolar AS.

Berita Terkait

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat
Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh
Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 11 Mei 2026
DPR RI Desak Pemerintah Alihkan Guru Honorer ke PPPK Penuh Waktu
SE Mendikdasmen No. 7 Tahun 2026, Guru Honorer Terdata di Dapodik Jadi Prioritas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:50 WIB

Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:18 WIB

Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan

Senin, 11 Mei 2026 - 13:03 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia

Berita Terbaru

Artikel

Rekomendasi Jus Sayur Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:03 WIB