IHSG Hari Ini Berisiko Koreksi, Analis Rekomendasikan ADMR hingga INKP

Bursa Saham

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trading Saham

Trading Saham

Okepost.id, Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026 diperkirakan masih dibayangi tekanan jual. Sejumlah analis pasar modal memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi setelah anjlok cukup dalam pada sesi sebelumnya.

Pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026, IHSG ditutup melemah 1,85 persen atau turun 124,07 poin ke level 6.599,24. Pelemahan tersebut terjadi di tengah tekanan jual yang mendominasi mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data RTI Business, sebanyak 616 saham berada di zona merah, sedangkan hanya 125 saham berhasil menguat. Sementara itu, total nilai transaksi mencapai Rp20,70 triliun dengan kapitalisasi pasar turun menjadi Rp11.562,86 triliun.

Baca Juga :  IHSG Ditutup Naik 0,72 Persen, Saham Bank Jumbo Pimpin Penguatan

Tekanan di pasar domestik juga sejalan dengan pelemahan sejumlah indeks regional Asia. Bursa China yang tercermin dari indeks SSE Composite turun 0,09 persen, sedangkan indeks Nikkei 225 Jepang terkoreksi 0,97 persen. Di sisi lain, Singapore Straits Times Index (STI) masih mampu menguat 0,15 persen ke level 4.996,75.

Tim riset MNC Sekuritas menilai IHSG saat ini masih berada dalam fase wave [v] dari wave A pada wave (2) label hitam. Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks dinilai masih rawan mengalami koreksi lanjutan.

Baca Juga :  IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Tengah Rebalancing MSCI, Investor Waspadai Tekanan Jual

“IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji area 6.307 hingga 6.379,” tulis riset MNC Sekuritas pada Selasa (19/5/2026).

Analis juga memperkirakan level support IHSG berada di area 6.270 dan 6.148. Sementara level resistance diprediksi berada pada kisaran 6.640 hingga 6.745.

Di tengah potensi koreksi tersebut, MNC Sekuritas tetap memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk strategi buy on weakness. Saham-saham tersebut meliputi ADMR, ARCI, BNBR, dan INKP.

Rekomendasi Saham Hari Ini

ADMR

ARCI

BNBR

INKP. (Pro)

Berita Terkait

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas
MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap
IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada
IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor
IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis
IHSG Ambruk 3,28% Sepekan, Investor Perlu Lirik SBR015, Reksa Dana hingga Emas
BEI Catat 7 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi
Trading Saham Indonesia Kini Bisa Lewat Web Pluang, Ada Market Order
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:19 WIB

MSCI Tetap Ancam Downgrade Saham RI, Pertemuan dengan Pemerintah Tak Ubah Sikap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:28 WIB

IHSG Ambruk ke Bawah 6.000, Rupiah Melemah dan Evaluasi MSCI Bikin Investor Waspada

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

IHSG Mulai Bangkit! Cek 6 Saham yang Menarik Dicermati Investor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:43 WIB

IHSG Berpeluang Bangkit pada Oktober 2026, Investor Perlu Cermati 4 Katalis

Berita Terbaru

Poto Ilustrasi Saham

INVESTASI

Saham DSSA Ambruk 82%, Begini Nasib Emiten Lain Grup Sinar Mas

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB