80 Warga Desa Pasirlangu KBB Hilang Tertimbun Longsor, 35 Jenazah Teridentifikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyebabkan 80 warga hilang dan diduga tertimbun material longsor. Hingga hari kelima pencarian, Rabu (28/1/2026), Tim DVI berhasil mengidentifikasi 35 jenazah.

Incident Commander bencana longsor Cisarua Bandung Barat, Ade Zakir, menyebutkan Basarnas mengevakuasi 50 bodypack dari lokasi longsor.

 

Dari jumlah tersebut, 35 jenazah telah teridentifikasi, sementara 15 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi.

“Basarnas membawa 50 bodypack dari lokasi. Tim DVI sudah mengidentifikasi 35 jenazah dan masih memproses 15 jenazah,” kata Ade Zakir.

Baca Juga :  Nasib PPPK Paruh Waktu Dibahas KemenPANRB, Ini Hasilnya

Hasil rapat lintas instansi mencatat longsor melanda tiga kampung di Desa Pasirlangu, yakni RT 5 RW 11 Kampung Pasirkuning, RT 1 RW 10 Kampung Pasirkuda, dan RT 6 RW 7 Kampung Babakan Cibudah.

Bencana tersebut menyebabkan 48 rumah dan 1 musala rusak berat. Total warga terdampak mencapai 158 orang, dengan rincian 78 warga selamat dan 80 warga masih dalam pencarian.

Selain korban jiwa, jumlah pengungsi terus bertambah. Saat ini, 564 jiwa dari 186 kepala keluarga mengungsi di posko Desa Pasirlangu.

Baca Juga :  Terima Megawati di Istana, Presiden Prabowo Dinilai Negarawan dan Dewasa Berpolitik

Ade Zakir mengatakan pemerintah daerah belum menentukan lokasi relokasi bagi korban longsor. Saat ini, tim melakukan inventarisasi tanah kas desa sebagai opsi utama relokasi dan akan mengkaji tingkat keamanannya secara geologi.

“Kami sedang mendata tanah kas desa. Setelah itu, kami cek kelayakan dan keamanan geologinya,” ujar Ade.

Jika opsi tersebut tidak memungkinkan, pemerintah mempertimbangkan pembelian lahan sebagai alternatif. Selain menggunakan anggaran pemerintah, pihaknya juga membuka peluang memanfaatkan dana donasi masyarakat untuk pengadaan lahan relokasi.

Berita Terkait

Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya
Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan
Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?
Prabowo Siapkan Rp10,2 Triliun untuk Renovasi Ribuan Puskesmas di Indonesia
Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan
Sering Dijual di Jalan, Buah Ini Ternyata Penangkal Asam Urat
Manfaat Daun Kencur untuk Kesehatan Tubuh
Kabar Baik untuk Guru Honorer, Kemendikdasmen Pastikan Penugasan dan Gaji Tetap Berjalan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pemerintah Susun Rencana Induk Pascabencana Sumatera, Ini Prioritasnya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:20 WIB

Rekrutmen Guru ASN Tak Bisa Sekaligus, MenPAN-RB Buka Fakta Mengejutkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:04 WIB

Heboh Usulan Guru Honorer Jadi PNS, PPPK dan PPPK Paruh Waktu Merasa Terpinggirkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:25 WIB

Prabowo Siapkan Rp10,2 Triliun untuk Renovasi Ribuan Puskesmas di Indonesia

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Prediksi CPNS 2026 Dibuka Juni, Ini Bocoran Formasi yang Banyak Dibutuhkan

Berita Terbaru