Pengusaha Teriak Harga Plastik Bisa Melambung hingga 70 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkirakan harga plastik bisa naik hingga 70 persen di tengah perang di Timur Tengah yang tak kunjung reda. Hal ini membuat dunia usaha ketar-ketir.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam mengatakan dampak perang terasa di semua sektor industri, terutama yang bergantung pada bahan baku impor seperti nafta dan gas. Padahal, produk turunan nafta alias plastik sangat penting bagi dunia usaha.

Bayangin aja harga plastik bisa naik 60 persen, 70 persen. Dan hampir semua produk menggunakan plastik kan, terutama bahan makanan gitu,” ujar Bob dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Selasa (14/4).

Baca Juga :  Harga PI Network Naik 4,09 Persen Dalam 24 Jam Terakhir

Ia memperingatkan dunia usaha berpotensi terganggu, bahkan produksi terancam berhenti pada Mei akibat terhambatnya rantai pasok global gara-gara perang Timur Tengah ini. Sebab, sejumlah industri mulai kesulitan bahan baku.

Kita enggak tahu nih April atau Mei kita masih bisa produksi apa enggak, gitu loh. Ini situasi yang kita hadapi saat ini. Sebagai contoh bahan baku plastik ini sudah enggak ada, sudah langka,” jelasnya.

Baca Juga :  Sah! 127,3 Hektare Wilayah Malaysia di Pulau Sebatik Jadi Milik RI

Bob menjelaskan kelangkaan bahan baku, terutama yang berbasis impor seperti turunan minyak bumi, mulai dirasakan luas oleh industri. Kondisi ini dinilai berisiko mengganggu keberlanjutan produksi, terutama di sektor makanan dan minuman yang sangat bergantung pada plastik.

Padahal yang namanya makanan, minuman itu pakai plastik gitu loh. Nah ini kalau hubungan kita enggak kuat bisa celaka ini kita menghadapi situasi ekonomi yang benar-benar sangat berat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta
PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN
Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan
Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik
Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya
Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan
Al Haris Perjuangkan PPPK, Usulkan Penundaan Aturan Belanja Pegawai 30 Persen APBD
Kinerja Kementerian PANRB 2026 Diklaim Berdampak Nyata, Reformasi Birokrasi Tekan Kemiskinan hingga 6 Persen
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:59 WIB

Gaji PPPK Dibiayai APBN Masih Dikawal, Honorer Tendik Belum Ingin Berpesta

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:53 WIB

PPPK Paruh Waktu Diusulkan Jadi Penuh Waktu, Gaji Berpotensi Ditanggung APBN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Temanggung Pastikan Gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu Aman, Anggarkan Rp11,8 Miliar per Bulan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:05 WIB

Mendag Pastikan Harga Minyakita Belum Naik

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Lowongan BPJS Kesehatan 2026 Dibuka untuk Semua Jurusan, Simak Syarat, Dokumen, dan Lokasi Penempatannya

Berita Terbaru

Gaya Hidup

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS, Antam dan Galeri24 Stabil

Senin, 15 Jun 2026 - 09:36 WIB