Okepost.id, Jakarta – Pasar kripto kembali mengalami tekanan besar dalam 24 jam terakhir. Mayoritas aset digital berkapitalisasi besar bergerak di zona merah akibat aksi jual yang meningkat di tengah tingginya volatilitas pasar global.
Data CoinMarketCap pada Rabu, 4 Juni 2026, menunjukkan hampir seluruh kripto utama mencatatkan penurunan signifikan.
Dari 15 aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, hanya Zcash (ZEC) dan UNUS SED LEO (LEO) yang berhasil mempertahankan kinerja positif.
Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar di dunia mengalami koreksi 7,14 persen dalam sehari terakhir.
Harga Bitcoin turun ke level USD66.215,34 dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar USD1,34 triliun. Penurunan ini menandakan tekanan jual masih membayangi pergerakan aset digital terbesar tersebut.
Ethereum (ETH) juga tidak mampu menghindari tekanan pasar. Kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar itu melemah 7,17 persen dan diperdagangkan di level USD1.858,02.
Meski terkoreksi, Ethereum masih memiliki kapitalisasi pasar sekitar USD226,63 miliar.
Di sisi lain, stablecoin Tether (USDT) tetap relatif stabil. Harga USDT hanya turun tipis 0,01 persen ke posisi USD0,9985 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD187,98 miliar.
Binance Coin (BNB) ikut bergerak negatif. Harga BNB melemah 6,58 persen menjadi USD647,21. Kapitalisasi pasar aset ini tercatat sekitar USD87,74 miliar.
Sementara itu, XRP turun 7,60 persen ke level USD1,19. Meskipun mengalami koreksi, XRP masih mempertahankan kapitalisasi pasar sebesar USD75 miliar.
Solana hingga Dogecoin Kompak Tertekan
Solana (SOL) menjadi salah satu aset yang mengalami tekanan cukup besar. Harga SOL anjlok 9,54 persen ke level USD73,54 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD43,02 miliar.
Tron (TRX) mencatatkan pelemahan yang lebih terbatas dibandingkan aset kripto lainnya. Dalam 24 jam terakhir, TRX turun 3 persen menjadi USD0,3331 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD31,73 miliar.
Hyperliquid (HYPE) juga mengalami koreksi. Harga aset ini turun 7,54 persen ke posisi USD68,53 dengan kapitalisasi pasar sebesar USD17,28 miliar.
Dogecoin (DOGE), yang dikenal sebagai salah satu memecoin terbesar, ikut terseret pelemahan pasar. Harga DOGE turun 8,58 persen menjadi USD0,09207 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD14,39 miliar.
Di tengah dominasi tekanan jual, Zcash (ZEC) justru tampil sebagai aset dengan performa terbaik. Harga ZEC melonjak 8,08 persen menjadi USD590,62 dan mempertahankan kapitalisasi pasar sekitar USD9,84 miliar.
Selain ZEC, UNUS SED LEO (LEO) juga berhasil mencatatkan penguatan meski terbatas. Harga LEO naik 0,33 persen ke level USD10,04 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD9,24 miliar.
Cardano (ADA) kembali berada di zona merah setelah turun 8,06 persen ke level USD0,2120. Kapitalisasi pasarnya saat ini berada di kisaran USD7,76 miliar.
Stellar (XLM) menjadi aset dengan penurunan terdalam dalam kelompok kripto berkapitalisasi besar. Harga XLM merosot 11,33 persen menjadi USD0,2181 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD7,39 miliar.
Sementara itu, Chainlink (LINK) juga mengalami tekanan signifikan. Harga LINK turun 7,75 persen ke level USD8,33 dan kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar USD6,12 miliar.
Koreksi serentak yang terjadi pada mayoritas aset digital menunjukkan investor masih bersikap hati-hati menghadapi ketidakpastian pasar.
Pelaku pasar kini menunggu sentimen baru yang dapat mendorong pemulihan harga kripto dalam jangka pendek.(Pro)









