IHSG Anjlok 3,05 Persen ke 5.643, Saham BBCA hingga ASII Tekan Pergerakan Indeks

Saham-saham big caps memicu tekanan besar pada indeks komposit

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei 2026

IHSG Melemah Jelang Libur Iduladha 2026, Bursa Efek Indonesia Kembali Dibuka 29 Mei 2026

Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (30/6/2026) di zona merah setelah terkoreksi cukup tajam. Pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi faktor utama yang menekan pergerakan indeks.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 3,05 persen atau 177,59 poin ke level 5.643,19. Indeks sempat dibuka di posisi 5.801,45 dan bergerak ke titik tertinggi harian pada level 5.811,66.

Pergerakan pasar juga menunjukkan tekanan yang merata. Sebanyak 564 saham melemah, 136 saham menguat, sedangkan 99 saham lainnya bergerak stagnan. Nilai kapitalisasi pasar ikut turun menjadi Rp9.919,31 triliun.

Baca Juga :  Samsung Pecahkan Rekor, Kapitalisasi Pasar Tembus US$1 Triliun Berkat Lonjakan Saham AI

BBCA, AMMN, dan ASII Jadi Penekan Utama

Beberapa saham dengan kapitalisasi besar mencatat penurunan signifikan dan ikut membebani laju indeks. Saham MORA memimpin pelemahan setelah turun 7,38 persen ke Rp6.900 per saham.

Di sisi lain, BBCA melemah 6,33 persen menjadi Rp5.550 per saham. AMMN turun 6,06 persen ke Rp3.100, sementara ASII terkoreksi 4,03 persen menjadi Rp4.520 per saham.

Tekanan juga terjadi pada BBRI yang turun 3,87 persen, diikuti PANI yang melemah 3,75 persen dan DSSA yang turun 3,64 persen.

Baca Juga :  DPR Sahkan Revisi UU P2SK 2026, OJK Resmi Perkuat Pengawasan Aset Kripto dan Bursa Komoditas

Minim Sentimen Positif Picu Aksi Jual

Laporan riset harian Mirae Asset Sekuritas menyebut minimnya sentimen positif membuat pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual. Kondisi tersebut memicu pelemahan pada seluruh indeks sektoral.

Sektor bahan baku menjadi sektor dengan penurunan terdalam. Saham-saham komoditas logam ikut mengalami tekanan besar, termasuk AMMN dan EMAS.

Menariknya, pelemahan pasar domestik bergerak berbeda dengan bursa Asia yang cenderung menguat. Indeks Kospi Korea Selatan naik sekitar 3 persen, sedangkan Nikkei Jepang menguat sekitar 1,5 persen pada periode yang sama.(Pro)

Berita Terkait

IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.782, Saham BBCA hingga TLKM Tekan Pergerakan Indeks
Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah
IHSG Melonjak 7,38 Persen dalam Sepekan, BBCA hingga BREN Tercatat Jadi Penopang Utama Penguatan Indeks
IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS
IHSG Melonjak 1,25 Persen di Awal Perdagangan 12 Juni 2026, BBCA hingga DSSA Pimpin Penguatan
IHSG Hari Ini Berpotensi Terkoreksi Usai Melonjak 7,57 Persen, Ini 4 Saham Pilihan Analis
IHSG Berpotensi Lanjut Melemah ke Level 5.395, Ini Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas
BBCA dan BBRI Terjun Bebas Hari Ini, Saham Bank Besar Kembali Dihantam Aksi Jual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:19 WIB

IHSG Anjlok 3,05 Persen ke 5.643, Saham BBCA hingga ASII Tekan Pergerakan Indeks

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:39 WIB

IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.782, Saham BBCA hingga TLKM Tekan Pergerakan Indeks

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:38 WIB

Top Broker BEI Pekan Ini Dipimpin UBS Sekuritas, Transaksi Saham Capai Puluhan Triliun Rupiah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:37 WIB

IHSG Melonjak 7,38 Persen dalam Sepekan, BBCA hingga BREN Tercatat Jadi Penopang Utama Penguatan Indeks

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:58 WIB

IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Ancam Likuiditas Kripto, Investor Berpotensi Alihkan Dana ke Saham AS

Berita Terbaru