Okepost.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa (30/6/2026) di zona merah. Pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar atau big caps menekan pergerakan indeks sejak awal sesi.
Pada pukul 09.01 WIB, IHSG turun 0,66 persen atau 38,28 poin ke level 5.782. Nilai transaksi pasar tercatat mencapai Rp621,6 miliar dengan volume perdagangan 438,9 juta saham. Kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp10.142 triliun.
Pergerakan saham pada pembukaan menunjukkan 179 saham menguat, 227 saham melemah, dan 553 saham bergerak stagnan.
Saham-saham dengan bobot besar menjadi penekan utama indeks. BBCA turun ke Rp5.725, BBRI melemah ke Rp2.830, TLKM turun ke Rp2.400, BMRI bergerak ke Rp3.920, dan AMMN turun ke Rp3.240.
Di sisi lain, beberapa saham masih menahan tekanan pasar. BREN menguat ke Rp3.270, DSSA naik ke Rp830, sedangkan TPIA menguat ke Rp1.735.
Analis menilai investor masih mengambil sikap menunggu atau wait and see menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting, baik dari Amerika Serikat maupun Indonesia.
Pasar juga menunggu data PMI manufaktur, inflasi, dan neraca perdagangan Indonesia. Selain itu, rencana IPO sejumlah emiten pada awal Juli diperkirakan dapat menyerap likuiditas pasar dalam jangka pendek.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan area support di 5.730 dan resistance pada level 6.000. (Pro)









