Harga BBM Masih Stabil, Ini Rincian Terbaru di SPBU Pertamina hingga Swasta

Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Okepost.id – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia perhari ini masih menunjukkan kestabilan. Sejumlah badan usaha, baik milik negara maupun swasta, belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026.

Di SPBU Pertamina, harga BBM subsidi tetap bertahan. Pertalite dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi berada di angka Rp6.800 per liter. Kedua jenis BBM ini masih menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya yang lebih terjangkau.

Untuk BBM non-subsidi, Pertamina menetapkan Pertamax (RON 92) di kisaran Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 dipasarkan sekitar Rp12.900 hingga Rp13.150 per liter. Adapun Pertamax Turbo berada di rentang Rp13.100 hingga Rp13.400 per liter.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN Cair, Ekonom Prediksi Konsumsi Masyarakat Tetap Terjaga pada Semester II 2026

Di segmen diesel, Dexlite dijual antara Rp13.500 hingga Rp14.200 per liter. Sedangkan Pertamina Dex berada di kisaran Rp13.600 hingga Rp14.500 per liter.

Sementara itu, harga BBM dari SPBU swasta relatif seragam. Produk setara RON 92 seperti Shell Super, BP 92, dan Revvo 92 dijual di kisaran Rp12.390 per liter. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Pertamax milik Pertamina.

Untuk BBM dengan oktan lebih tinggi, seperti BP Ultimate dan Revvo 95, harga berada di kisaran Rp12.920 hingga Rp12.930 per liter. Sedangkan untuk diesel berkualitas tinggi seperti Shell V-Power Diesel dan BP Ultimate Diesel, harga menembus Rp14.600 per liter.

Baca Juga :  BI All Out Stabilkan Rupiah, Perry Warjiyo Pastikan Cadangan Devisa Masih Kuat

Kondisi ini menunjukkan bahwa harga BBM di berbagai SPBU masih cenderung stabil. Penyesuaian harga terakhir dilakukan pada awal Maret 2026, mengikuti tren harga minyak dunia dan kebijakan masing-masing perusahaan.

Dengan tidak adanya perubahan harga dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat kini memiliki kepastian dalam merencanakan pengeluaran, terutama menjelang peningkatan mobilitas.**

Berita Terkait

DPR dan Pemerintah Sepakati Target Ekonomi 2027 Tumbuh 5,8–6,5%, Danantara Diminta Beri Kontribusi Nyata
Swiss Buka Kesempatan Kerja untuk WNI Lewat Program Young Professionals
Mahasiswa Turun ke Jalan, Ancaman Pekerjaan Formal dan Menyusutnya Kelas Menengah Jadi Sorotan
Pemerintah Temukan 40 Persen Lebih Bansos Salah Sasaran, Perlinsos Digital Dipercepat Mulai 2026
Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Juni 2026 Naik, Simak Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS Hari Ini, Ditopang Harapan Damai Timur Tengah dan Sinyal BI
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah dan BI Jadi Sorotan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:39 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakati Target Ekonomi 2027 Tumbuh 5,8–6,5%, Danantara Diminta Beri Kontribusi Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:58 WIB

Swiss Buka Kesempatan Kerja untuk WNI Lewat Program Young Professionals

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:28 WIB

Mahasiswa Turun ke Jalan, Ancaman Pekerjaan Formal dan Menyusutnya Kelas Menengah Jadi Sorotan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:55 WIB

Pemerintah Temukan 40 Persen Lebih Bansos Salah Sasaran, Perlinsos Digital Dipercepat Mulai 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:56 WIB

Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Segera Berlaku? Presiden Prabowo Tinggal Teken Aturan

Berita Terbaru